Mengenal Struktur Hammer Mill Dan Fungsinya

Mengenal Struktur Hammer Mill Dan Fungsinya

Dengan kebutuhan produksi yang lebih besar, kebutuhan mesin milling terigu seperti hammer mill menjadi keharusan. Pasalnya mesin yang satu ini dilengkapi dengan sejumlah gigi-gigi tajam yang lebih maksimal dalam mengubah ukuran bahan baku menjadi lebih kecil berbentuk tepung. Selain gigi-giginya yang berfungsi mengoyak biji-bijian dan bahan baku lain, hammer mill memiliki struktur lain yang bekerja maksimal menghasilkan tepung. Diantaranya sebagai berikut:

1. Foundation

Bagian yang satu ini menjadi bagian paling dasar dari hammer mill. Fungsinya adalah untuk menghubungkan sekaligus menopang semua bagian mesin. Foundation ini juga akan bertindak sebagai tempat di mana produksi dalam hal ini tepung, dihasilkan. Karena itu bagian foundation ini menjadi salah satu yang paling utama dari struktur mesin hammer mill yang harus dipastikan perakitannya lebih kokoh dan kuat.

2. Rotor

Bagian rotor ini memiliki fungsi untuk menggerakkan mesin. Bahkan rotor ini sendiri merupakan penggerak utama dari mesin hammer mill. Rotor sendiri memiliki struktur yang terdiri poros utama, piringan penghancur, piringan bingkai dan juga landasan. Rotor mampu bekerja dengan kecepatan sangat tinggi. Hal ini menjadikan pemeriksaan rutin harus dilakukan dalam memastikan terjadinya keseimbangan pada masing-masing bagian struktur mesin ketika akan dijalankan.

3. Operating door

Bagian operating door memiliki fungsi sebagai pintu di mana nantinya operator dapat melihat sekaligus memeriksa struktur yang ada di dalam mesin. Masing-masing struktur mesin akan diperiksa sekaligus dilakukan pembersihan pada saringan. Bahkan melalui pintu yang satu ini operator juga dapat mengganti mata pisau penghancur dengan lebih mudah. Sehingga bukan saja akan meningkatkan performa hammer mill namun juga membuat usia pakainya tahan lama.

4. Casing atas

Casing pada bagian atas ini difungsikan untuk menghubungkan mesin atas dan bawah. Di mana dalam bekerja, mesin milling pabrik terigu hammer mill ini membutuhkan kerjasama yang sinergis antara mesin atas dan bagian bawahnya. Selain itu fungsi casing juga untuk mengapit saringan sekaligus memberikan adanya ruang produksi yang cukup lega bersam rotor. Sehingga kinerjanya lebih optimal dalam menghasilkan tepung.

5. Feeding guide structure

Sesuai dengan namanya, pada bagian ini operator bertindak seperti feeder atau seseorang yang memberi makan. Dengan kata lain, melalui bagian ini operator dapat memasukkan bahan baku yang akan diubah ukurannya. Dari ukuran lebih besar dan keras menjadi beberapa bagian ukuran lebih kecil sesuai kebutuhan. Di kalangan operator mesin milling pabrik terigu, bagian feeding guide ini juga disebut pintu masuk bahan baku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *